Puisi-puisi dalam buku ini berasal dari catatan-catatan harian yang dibuat di sela-sela waktu bekerja.
Jadilah yang tenang dalam menghadapi gaduhnya pikiranku. Jadilah peredam dalam riak liar ambisiku. Sungguh tiada bertahan kita, jika saling keras tanpa reda. Sungguh habislah kita, jika sama-sama i…
Kerinduan selalu saja menajdi hal yang teristimewa. Rindu pada sahabat, rindu pada guru, pun rindu pada sekolah tercinta. Tidak perduli sejauh apa kita melangkah lalu mencoba berpaling, rindu ilmu,…
Bagai mengeluarkan hal-hal rumit di kepala Menjadikannya lebih rumit lagi dengan kata-kata Membolak-balikkan, mencipta sederhana -Aku Menuliskan Puisi Bagai Akan adakalanya kita sama-sama b…
TIADA hal yang begitu mengesankan bagi saya dari menulis puisi, kecuali jam tidur yang kadang kala terpangkas agar menuai puas, secangkir kopi yang mengepul mengundang lidah untuk mengencani api…
Wanita itu menghitung kancing baju, menyebutnya dalam nama. Lalu lupa dan diulanginya. Lima kancing dan satu nama. Betapa lupa sebuah kenikmatan. Tak ada kesakitan dalam ingatan (Demensia) Poh…
SUMBANGAN DARI BAPAK SUKARNI
SUMBANGAN DARI BAPAK SUKARNI